Jangan Diam dan Menunggu

Mata saya menyusuri linimasa Instagram, melirik tempat-tempat rekrasi yang biasanya ramai pengunjung, kini terpaksa tutup akibat PSBB. Pusat perbelanjaan pun menjadi sepi. Teman-teman di grup WA berulang mengirimkan foto pegawai pujasera terkenal yang kini harus berjualan di pinggir jalan. Sungguh bukan situasi yang mudah untuk pengusaha. Benar kalau dibilang salah satu cara menggerakkan ekonomi saat ini adalah dengan jajan. Diam-diam saya merasa salut kepada admin-admin akun tempat rekreasi yang masih rajin posting promosi dengan optimis. Secara tidak langsung, saya jadi ikutan semangat melihatnya.

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s